You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lahan Negara Diserobot
photo Doc - Beritajakarta.id

Warga Diduga Serobot Lahan Pemprov DKI

Lahan kosong milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Jl H. Lebar RT 06/01, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, diduga diserobot warga. Lahan seluas 8.000 meter persegi yang telah puluhan tahun dijadikan warga sebagai sarana olahraga tersebut diduga diserobot Wen Chie Siang. Bahkan, di lahan tersebut terpasang plang yang bertuliskan 'Tanah ini milik Wen Chie Siang'.

Kalau ada pihak lain yang mengklaim, maka masalahnya harus diselesaikan lewat jalur hukum

Yaman (50), Ketua RW 01, Kelurahan Meruya Utara, mengatakan, lahan lapangan sepak bola yang dinamakan Ki Amat itu merupakan lahan milik Pemprov DKI. Hal itu dibuktikan, pada 18 Maret lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat, pernah melakukan penertiban bangunan yang berdiri di dalam lahan tersebut lantaran tak memiliki izin. Pasca penertiban, di lahan tersebut langsung dipasang lima plang yang bertuliskan milik Pemprov DKI.  

“Pemkot Jakarta Barat pernah membongkar bangunan bedeng yang ada di dalam lahan tersebut pada bulan Maret 2014. Tapi, pasca pemasangan plang tersebut tidak lagi pernah dikontrol hingga kini saat ini sudah dipagar cukup tinggi,” ujar Yaman, Selasa (3/6).

Lahan Warga Kampung Kandang Dibayar Bertahap

Menurut Yaman, jika benar lahan tersebut milik Pemprov, dirinya meminta agar Pemkot Jakarta Barat serius menjaga dan mempertahankan lahan tersebut. “Ya kalau memang lahan tersebut aset Pemrov DKI, Pemkot Jakarta Barat harus kembali membongkarnya dan jangan dibiarkan direbut orang. Sampai saat ini kami juga tidak tahu lahan tersebut mau dibuat apa oleh oknum tersebut,” harapnya.

Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi, saat dikonfirmasi menegaskan, segera meminta pihak Sudin Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) untuk mengambil tindakan. “Saya akan perintahkan Kasudin P2B untuk menindaknya,” ucap Anas.

Selain itu, tambah Anas, pihaknya tengah melakukan pengkajian terhadap bukti-bukti mengenai lahan tersebut, apakah memang sebagai aset Pemprov DKI atau bukan. “Kalau ada pihak lain yang mengklaim, maka masalahnya harus diselesaikan lewat jalur hukum,” tandas Anas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1429 personAnita Karyati
  2. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1222 personFolmer
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1121 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye942 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye920 personAnita Karyati